by

Guskamla Koarmada I Menginisiasi Program “Safety Sailing” dan Pembentukan Forum Komunikasi Komunitas Pengguna Laut dan Jasa Maritim

-Nasional-4 views

Beritamiliter.com- Guskamla Koarmada I menyelenggarakan acara minum kopi bersama sejumlah pejabat instansi yang terkait keamanan laut dan sejumlah asosiasi pengguna laut dan jasa maritim yang berada di Batam dan Kepulauan Riau (Kepri) dalam rangka rangkaian peringatan HUT Armada RI Tahun 2019 di Gedung Nakula Guskamla Koarmada I, Senin (2/12/2019).

Dalam sambutannya Komandan Guskamla Koarmada Laksamana Pertama TNI Yayan Sofiyan, S.T., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum terjalinnya komunikasi antara pemangku keamanan laut dari berbagai instansi dengan para pengguna laut sehingga terbangun sinergitas yang baik.

“Selat Malaka telah menempatkan Kejayaan Kerajaan Sriwijaya menjadi sebuah kerajaan besar dan kaya dengan penguasaan akses perdagangan yang melalui jalur Selat Malaka yang juga tentunya dapat mensejahterakan rakyatnya saat itu, pesona Selat Malaka selalu menjadi daya tarik bangsa bangsa lain. Perebutan akses penting jalur perdagangan dunia tersebut juga terjadi dari Portugis dengan Belanda. Guna penguasaan secara mutlak, Belanda membentuk sejumlah kerajaan boneka untuk melakukan politik pecah belah “Devide Et Impera”, ujar Danguskamla Koarmada I.

Pada kesempatan tersebut, Danguskamla Koarmada I menyampaikan paparan dengan judul materi “Merebut Kedaulatan Ekonomi Maritim Selat Malaka Melalui Sinergitas dan Integritas Seluruh Komponen dalam rangka Mendukung Pertumbuhan Ekonimi dan Kesejahteraan Masyarakat”.

Dalam paparannya, Danguskamla Koarmada I menjelaskan bahwa berbagai upaya telah dilaksanakan untuk menciptakan iklim yang kondusif dan rasa aman bagi para pengguna laut di Selat Malaka, namun sampai dengan saat ini belum memberikan konstribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat maritime maupun devisa negara. Hal tersebut dapat terlihat dari tingginya berbagai aktivitas pelayaran maupun industry kemaritiman di Sepanjang Selat Malaka masih didominasi Singapura dan Malaysia. Kedua negara tersebut terus memicu pembangunan berbagai infrastruktur yang diperlukan guna menunjang pelayaran global dan industry kemaritiman dari berbagai sektor sepanjang Selat Malaka. Untuk itu, pengamanan harus dilaksanakan secara sinergis baik antar pemangku keamanan laut dari berbagai instansi dengan para pengguna laut maupun pelaku bisnis kemaritiman guna membangkitkan ekonomi maritim.

Guna mewujudkan hal tersebut, Guskamla Koarmada I menginisiasi pelaksanaan acara minum kopi bersama yang juga sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo agar seluruh aparat membangun sinergitas yang baik dalam mendukung setiap program pemerintah, serta kebijakan Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., agar berinovasi menciptakan tindakan yang nyata dirasakan oleh organisasi maupun lingkungan sekitarnya.

Sebelum peluncuran “Program Safety Sailing” dan penyerahan secara simbolik kartu keanggotaan “Forum Komunikasi Komunitas Pengguna Laut dan Jasa Maritim” oleh Danguskamla I dan para pejabat instansi terkait keamanan laut kepada sejumlah perwakilan, Kepala Staf Guskamla Koarmada I Kolonel Laut (P) Kunto Tjahjono, S.E., menyampaikan sosialisasi Sinergitas Pengamanan Selat Malaka dan Program “Safety Sailing” guna mewujudkan rasa aman pengguna laut dalam rangka menciptakan keamanan laut yang kondusif. Kegiatan yang diselenggarakan tersebut mendapatkan respon yang sangat positif dari sejumlah pihak dan berharap terus dilaksanakan secara periodik, sejumlah pihak juga berharap agar pembentukan keanggotaan FKKPLJM keanggotaannya terus meningkat jumlahnya guna membangun koneksitas pengguna laut dan jasa maritim di seluruh Indonesia maupun perwakilan/keagenan di sejumlah negara.

Pejabat yang hadir diantaranya adalah Kepala BP Batam, Dirpolairud Polda Kepri, Kepala Kantor Bea dan Cukai Batam, Kepala Kantor Imigrasi Batam, Kepala Kantor ESDM, Kepala Kantor SAR, Kepala Kantor KKP, Komandan Pangkalan Bakamla Batam, Kepala KSOP Batam, Lantamal IV/TPI dihadiri Dansatrol dan Asops, Danlanal Batam, Danlanal Tanjung Balai Karimun serta instansi lainnya yang terkait dengan penyelenggaraan keamanan laut. Perwakilan pengguna laut, Industri Jasa Maritim maupun pendukung sektor pariwisata bahari juga turut memeriahkan kegiatan minum kopi bersama yang dilaksanakan dengan penuh suasana keakraban.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed